Kegiatan Pelatihan Penguatan Kurikulum 2013 Di Lor In Solo

Awal yang membuat galau karena sebelumnya belum pernah mengikuti pelatihan sejenis yang sesuai dengan mata pelajaran yang di ampu. Karena ini udah perintah alias byname katanya, suka tidak suka harus ku jalani.

Meninggalkan keluarga selama 5 hari bukan yang pertama kali, jadi rasa galau bukan hanya karena belum pernah mengikuti tapi juga karena keluarga. Perasaan seorang anak yang sudah berusia 4 tahun sudah dapat membedakan yang namanya perpisahan…walaupun mungkin belum mengerti kalau ibunya akan kembali.

Bismillah… kulangkahkan kaki dengan niat menuntut ilmu….

Sesampai di Lor In yang konon hotel dari anak mantan presiden, berusaha sosialisasi dengan teman-teman sesama mata pelajaran. Selama 5 hari ada ilmu lain yang juga saya dapatkan di Lor In. Yah seorang teman sekamar saya yang sudah banyak pengalaman hingga menjadi seorang pengawas telah membuat saya menganggapnya seperti ibu sendiri. Sangat merasa terjaga dan terlindungi. Banyak cerita yang mengalir dari beliau tentang kehidupan ini…tanpa berniat menggurui saya rasa. Indah rasanya bertemu orang asing yang begitu menyejukkan. Walau usia yang tidak muda lagi beliau menyikapi banyak hal dengan begitu manis.

Subhanallah, mungkin hal ini yang membuat saya begitu tak menyadari hari-hari di Lor In teras cepat sekali.

Tidak hanya itu, teman di satu kelompok yang sangat menginspirasi saya dengan kegigihannya dalam menjalani pekerjaannya mengajar BTIK walaupun belum mendapatkan sosialisasi tetap kuat dan teguh. Harus di contoh.

Kegalauan muncul lagi saat 1 hari menjelang pulang, belum adanya kepastian apakah menggunakan travel atau ikut teman yang belum begitu saya kenal. Disini hati dan pikiran saya di uji…Subhanallah lagi-lagi saya menemukan orang-orang yang luarbiasa perhatian terhadap saya. Akhirnya saya dapat menumpang dengan teman satu kota yang ternyata orangnya begitu low profile…. Itulah hidup…

Akhirnya…jika kita memudahkan orang lain Insya Allah kita akan dimudahkan orang lain yang mungkin tidak kita kenal dan tentunya lewat tangannya Allah. Subhanallah… Allahu Akbar.2015-10-07 21.18.15

Iklan

Sekelumit hati di kehidupan

Dalam perjalanan Pelatihan Kurikulum 2013 Instruktur Nasional 1
Kudus, 22 Juni 2015

Pertemananan yang biasa bisa menjadi luar biasa, seringkali dibumbui hal yang tak sepatutnya. Tapi siapa yang dapat mengira sebelumnya. Semua terjadi begitu saja dalam waktu yang begitu singkat. Awalnya tak kenal, kemudian kenal dengan merasa ada kecocokan satu sama lain. Kecocokan harapan, kecocokan yang tanpa disadari telah merasuki sampe hati yang terlalu dalam… Ya Allah ampunilah hamba-Mu yang lemah ini.
Hamba tidak tau dan tidak dapat membedakan mana yang simpati, suka ataukah cinta yang tak pantas dirasakan…
Hidup ternyata begitu penuh misteri…. dan begitu indah jika kita tepat dalam merasakan dan membersamainya. Begitu indahnya rasa cinta hingga dapat membutakan. Ya Allah arahkan hatiku dalam koridor-Mu. Hamba tidak akan sanggup jika tanpa campur tangan-Mu.
Kalaupun ada cinta yang terlanjur ingin rasanya kurasakan seperti saat 10/20 tahun yang lalu… yang penuh dengan warna cinta yang Kau persembahkan untuk diri ini dengan begitu indah dan tiada bisa dapat terlupakan begitu saja.

Kembali semangat menulis

Pa kabar kawan? Sudah lama sekali ingin menulis di blog ini…. Alasan sering karena kesibukan atau hanya karena kemalasan. Keinginan selalu ada, hanya kadang begitu didepan netbook ini tiba-tiba blank aja apa yang ingin di katakan. Hari ini ingin cerita tentang seorang teman yang saya kenal dari jejaring sosial. Memang masih baru. Kenal karena sama-sama menekuni bisnis yang sama. Dia sepertinya masih muda. Beberapa hari yang lalu dia meminta tolong saya untuk membantu meminjamkan uang untuk bayar kekurangan pembayaran administrasi rumah sakit. Yah dia sakit vertigo dan gejala tipus… Saya ingin bantu. Tapi sebenarnya saya pun sedang kekurangan biaya dikarenakan bisnis saya yang terhambat modal untuk berkembang…. Tapi saya berfikir lagi bagaimana membantu dia. Walaupun baru kenal, sempat sih ada pikiran-pikiran yang negatif. Karena dia g satu kota dan jauh dari saya. Ya Allah apkah langkah dan niat yang sudah kubangun ini bisa dan Engkau izinkan…..

Kabar tentang hasil seminar perjuangan guru TIK/KKPI di Jakarta

“Subhanallah…sy sangat setuju…merindng bacanya… itu harapan kita semua seluruh rakyat Indonesia… Jadikan Indonesia bangsa yang maju dan berbudaya serta mampu menjalani globalisasi IT khususnya dengan baik..”

Ini komentar saya menanggapi surat yang di tulis Pak Onno P., dalam rangka mengingatkan pak Nuh sebagai Mentri Pendidikan kita bahwa mata pelajaran TIK sangat penting dan harus tetap ada. 

Berikut cuplikan surat yang akan disampaikan :

Usulan penguatan fondasi pendidikan yang terkait TIK adalah:

1. Mata Pelajaran TIK tetap di pertahankan. Lebih baik lagi jika di kembang untuk menunjang transformasi seluruh sekolah menjadi e-learning / e-school.

2. Ubah isi mata pelajaran TIK menjadi penunjang explorasi pengetahuan siswa. Dengan kondisi yang ada di sekolah terutama di daerah, tidak mungkin kita mengandalkan guru-guru mata pelajaran normal untuk membantu explorasi pengetahuan berbasis TIK. Saran saya, ubah isi TIK dari skill menggunakan komputer menjadi keterampilan untuk explorasi pengetahuan, seperti, simulasi berbagai bidang ilmu, akses ke e-library, online learning menggunakan moodle, dll.

3. Berdayakan guru TIK agar mendukung explorasi pengetahuan & e-learning berbasis open source. Proses transformasi sekolah menjadi sekolah berbasis TIK hanya di mungkinkan jika kita memberdayakan dengan baik guru TIK. Kita perlu menyiapkan modul sekolah berbasis TIK dan Training of Trainer bagi para guru TIK bahkan menyekolahkan mereka ke jenjang yang lebih tinggi.

Semoga apa yang akan kita perjuangkan bersama mendapat Ridho dari-Nya… amin…

Belajar dan belajar…

Belajar dan belajar… pokoe sampe pinter ya… sampe bs jangan takut salah… banyak bertanya… dan jangan malu…

Oriflame-kah jalan saya…

Baru saja meniti harapan di bisnis ini. Yah bisnis yang sebenarnya saya mulai tertarik awalnya bukan pada oriflame-nya tapi pada jaringan marketing bisnisnya atau dBCN. Karena tingkat intensitas saya di dunia maya lumayan lama sehingga informasi apa saja selalu saya baca dan lama kelamaan saya juga menemukan di beberapa web site pribadi dari orang-orang yang sudah terjun di bisnis ini. Awalnya saya tidak begitu yakin untuk bisa terjun, karena saya orangnya cukup pendiam. Tapi setelah terjun di bisnis ini, saya mulai menggali potensi-potensi yang dulu saya pikir saya tidak bisa. Yah saya bisa dengan bantuan training-training dan ilmu-ilmu yang ada di dBCN yang ternyata sejalan dengan hati nurani saya bahwa sesuatu mimpi itu harus di raih dengan ilmu(belajar) dan kerja keras. Awal saya menekuni bisnis ini dan siapa saja yang baru bergabung, akan mendapatkan selain dari bonus-bonus, juga replika web yang sudah disediakan dari dBCN. Anda ingin lihat…. silahkan…

Semangat lagi….

Lama sekali ngga nulis di blog ini…. banyak hal yang terjadi. Semenjak gabung di bisnis yang membuat semangat bangkit lagi untuk menggapai impian, banyak yang harus di lakukan. Kembali banyak belajar, banyak membaca dan banyak bersilaturahim. Insya Allah jika jalan ini memang berkah dari Allah dan di Ridhoi Allah impian ku akan tercapai. Semoga amin…

Ingin tahu bisnis apa yang ku jalani… coba lihat ini

http://www.dbcn-socialmedia.com/?id=hettyrufaidah&s1=blog3108