Keresahan Re’ (Part 1)

Puisi atau mungkin lebih tepatnya curhat seorang hamba, ni terjadi hampir 10 tahun yang lalu. (maaf Re’, kk pindah ke blog supaya g habis ditelan waktu dan terus teringat)

“Keresahan ini selalu datang menghantui.
Tiba-tiba.
Lalu meninggalkan setoreh luka yang pedih dan ngilu.

Ah, rasanya ingin segera menemukan pelabuhan rasa dan gundah tempat berbagi cerita dan duka.
Menyerap ketegara pada rengkuhan yang bermakna.
Menghirup kedamaian pada teduhnya tatap kasih sayang.
Melarung segala gundah pada untaian kata yang memutiarakan debu kehidupan.

Keresahan kian bertambah, sebab asa terkadang melampaui nyata dihadapan.
Ujian hanya buat yang kuat.
Sedangkan,
Jannah hanya bagi yang lolos ujian.

Wahai, dimanakah kekuatan kucari.
Saat badai putingbeliung mengombangambingkan persendian
Yang lemah
Sementara pelabuhan pun belum tampak
Ujianpun belum usai

Wahai, dimanakan sabar kan kugapai
Saat diri termegapmegap merenangi hidup yang pekat
Dengan kaki tangan yang gagap bergerak taat
Dan gelombang membesar

Datanglah, duhai…
Temani langkah ini
Tapaki jejak ujian Ilahi Robbi
Tuntun langkah ini
Kearah nikmat Jannah Ilahi Robbi
Walaupun sekedar genggaman tangan
Kuyakin itu menguatkan
Diatas janji dihadapan-Nya.”

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: