Keresahan Re’ (Part 1)

Puisi atau mungkin lebih tepatnya curhat seorang hamba, ni terjadi hampir 10 tahun yang lalu. (maaf Re’, kk pindah ke blog supaya g habis ditelan waktu dan terus teringat)

“Keresahan ini selalu datang menghantui.
Tiba-tiba.
Lalu meninggalkan setoreh luka yang pedih dan ngilu.

Ah, rasanya ingin segera menemukan pelabuhan rasa dan gundah tempat berbagi cerita dan duka.
Menyerap ketegara pada rengkuhan yang bermakna.
Menghirup kedamaian pada teduhnya tatap kasih sayang.
Melarung segala gundah pada untaian kata yang memutiarakan debu kehidupan.

Keresahan kian bertambah, sebab asa terkadang melampaui nyata dihadapan.
Ujian hanya buat yang kuat.
Sedangkan,
Jannah hanya bagi yang lolos ujian.

Wahai, dimanakah kekuatan kucari.
Saat badai putingbeliung mengombangambingkan persendian
Yang lemah
Sementara pelabuhan pun belum tampak
Ujianpun belum usai

Wahai, dimanakan sabar kan kugapai
Saat diri termegapmegap merenangi hidup yang pekat
Dengan kaki tangan yang gagap bergerak taat
Dan gelombang membesar

Datanglah, duhai…
Temani langkah ini
Tapaki jejak ujian Ilahi Robbi
Tuntun langkah ini
Kearah nikmat Jannah Ilahi Robbi
Walaupun sekedar genggaman tangan
Kuyakin itu menguatkan
Diatas janji dihadapan-Nya.”

Daftar Makanan Sehat

Aritikel ini sudah lama saya simpan sampai saya lupa kapan mengkopi dari internet. Silahkan mencicipi…!

10 Makanan Sehat yang Anda Harus Tahu
Banyak makanan yang sebenarnya sangat bermanfaat untuk Anda namun terlupakan begitu saja. Atau memang Anda tinggalkan karena berbagai alasan. Coba deh mulai sekarang lebih rajin mengonsumsi makanan-makanan ini:
1. Bit Merah
Sehat karena: Sayuran yang satu ini merupakan sumber folat dan betaine yang sangat baik. Dua nutrisi tersebut bekerja sama untuk menurunkan tekanan darah pada homocysteine, yaitu zat yang dapat merusak arteri dan meningkatkan resiko penyakit jantung.
Baik dimakan: Segar, bukan dari toples acar. Memanaskan bit merah justru akan menurunkan kandungan antioksidannya. Sertakan bit merah dalam sajian salad Anda. Tambahkan dengan satu sendok makan minyak zaitun dan sari setengah buah lemon.
2. Kol
Sehat karena: satu cup kol iris mengandung 22 kalori dan banyak nutrisi. Salah satunya adalah sulforaphane, zat yang meningkatkan produksi enzim tubuh untuk mengurangi resiko penyakit kanker.
Baik dimakan: Sertakan kol pada sajian burger Anda
3. Jambu Batu / Jambu Klutuk
Sehat karena: mengandung lycopene konsentrasi tinggi, yaitu antioksidan yang mencegah kanker prostat (juga terdapat pada tomat dan semangka). Pada tiap cup jambu terdapat hampir 9 gram serat dan 688 miligram potasium (63% persen lebih banyak dari yang terkandung dalam pisang ukuran sedang). Beberapa riset walaupun belum sah, juga menunjukkan bahwa Jambu Batu bisa membantu penderita diabetes untuk mengurangi kadar gula dalam darah.
Baik dimakan: dari ujung kulit sampai bijinya – semuanya bernutrisi. Kulit-nya sendiri mengandung vitamin C lebih banyak dari yang terkandung pada daging jeruk.
4. Swiss Chard
Sehat karena: setengah mangkuk Swiss Chard yang sudah dimasak mengandung banyak sekali lutein dan zeaxanthin. Menurut riset Harvard, kedua zat ini melindungi retina mata Anda dari penuaan. Swiss Chard adalah sayuran hijau yang tumbuh dari sejenis bit, yang masih satu keluarga dengan bayam.
Baik dimakan: bersama steak atau ayam panggang. Cuci dan tiriskan seikat Swiss Chard, lalu potong-potong daun dan batangnya sepanjang 1-inci. Panaskan sesendok makan minyak zaitun dalam wajan, dan tumis dua bawang putih yang telah dipeprek. Ketika minyak telah sedikit berasap, masukkan Swiss Chard-nya. Tumis selama 5-7 menit hingga daunnya layu dan batangnya melembut. Pisahkan bawang putihnya dan sajikan the chard dengan garam dan lada. Sayuran yang agak pahit ini asal mulanya banyak dipakai untuk masakan mediterania.
5. Kayu manis
Sehat karena: membantu Anda mengontrol tingkat gula darah yang dapat menyebabkan penyakit jantung. Para periset dari USDA menemukan fakta bahwa penderita diabetes tipe-2 yang mengonsumsi 1 gram kayu manis tiap harinya selama 6 minggu, secara signifikan menurunkan tidak hanya tingkat gula darah, namun juga kolesterol jahat (LDL) dalam tubuh.
Baik dimakan: taburkan saja di atas kopi atau oatmeal Anda
6. Purslane
Sehat karena: sayuran yang paling banyak mengandung omega-3, asam lemak yang bila dikonsumsi bisa mengurangi resiko penyakit jantung koroner. Sejenis tanaman rambat ini bisa menjadi sumber omega-3 untuk vegetarian, karena asam lemak ini biasanya terdapat di ikan. Periset dari University of Texas, San Antonio juga menyebutkan bahwa Purslane mengandung 10-20 kali melatonin lebih banyak dari sayuran atau buah-buahan lainnya. Melatonin adalah antioksidan yang dapat mencegah pertumbuhan kanker. Di Yunani, Purslane sering digunakan untuk menyembuhkan konstipasi atau infeksi saluran kencing.
Baik dimakan: bersama salad atau dimasak bersama sup.
7. Jus Delima Merah
Sehat karena: tiap 4 ons-nya mengandung 50% dari kebutuhan harian Vitamin C Anda. Ilmuwan dari Israel juga menemukan bahwa mereka yang mengonsumsi 2 ons Jus Delima Merah tiap hari selama setahun berhasil menurunkankan tekanan darah hingga 21% dan memperlancar aliran darah ke jantung.
Baik diminum: Satu gelas penuh tiap harinya.
8. Goji berri
Sehat karena: gula yang membuat goji berries manis mengurangi penolakan insulin – kekurangan insulin tubuh, faktor penyebab diabetes melitus tipe 2. Buah dari suku terong-terongan ini memang sudah menjadi bagian dari obat-obatan tradisional di China sejak 4800 tahun yang lalu, dan sekarang sudah dikenal di dunia sebagai ’superfruit’ karena kandungan nutrisi dan antioksidan yang tinggi.
Baik dimakan: campurkan goji berri segar dan yang sudah dikeringkan dalam satu cup yoghurt plain. Taburkan pada oatmeal atau sereal dingin. Atau cukup digado saja.
9. Plum Kering
Sehat karena: Buah Plum mengandung banyak asam neochlorogenic dan chlorogenic, yaitu antioksidan yang dapat melawan super radikal bebas. Radikal berbahaya ini menyebabkan kerusakan struktur pada sel tubuh, di mana kerusakan tersebut dipercaya merupakan penyebab kanker yang utama.
Baik dimakan: sebagai pembuka. Bungkus buah plum dengan daging ham yang sudah diiris tipis dan tusukkan tusuk gigi agar bungkus tak terbuka. Panggang di suhu 200°C (selama 10-15 menit hingga buah plum melembut dan ham menjadi garing.
10. Biji labu
Sehat karena: Mengkonsumsi biji labu adalah cara paling mudah untuk mendapatkan magnesium lebih banyak. Ini penting karena periset Perancis akhir-akhir ini menemukan bahwa mereka dengan tingkat magnesium tinggi pada darahnya memiliki resiko kematian 40% lebih rendah .
Baik dimakan: dalam keadaan utuh, beserta kulitnya (pada kulit terdapat serat ekstra). Biji labu yang telah dibakar mengandung 150 mg magnesium per ons; masukkan pada resep diet Anda.
Sumber: Jonny Bowden, 10 Best Food You’re Not Eating, Men’s Health

Menggapai asa yang belum lengkap….

Melewati hari-hari ini, seperti tidak ada peningkatan hidup…ah tidak perlu putus asa… ingat kata-kata ” nikmati saja…” ya menikmati apa yang sudah dikaruniakan oleh-Nya, baik itu yang senang maupun yang susah. Teringat lagi akan moto hidupku pada surat Muhammad:7. Kalo mang niat untuk menolong agama Allah apapun itu bentuknya niscaya Allah akan menolon kita sebagai hamba-Nya.

Sejuta rasa dan asa yang kita rasakan adalah anugerah yang terindah dari-Nya. Syukuri saja. Posisi hidup yan sekarang mang sudah garisnya…bukan berarti pasrah, tetap usaha dengan kuat dan do’a tentunya.

Mapeltikspenasix

coba lihat di mapel tik smp6

Membersihkan mulut my little lovely azzam

Artikel ini saya baca di situs ayahbunda.co.id, soalnya sedang cari-cari tentang ini. Bayiku sudah lama belum saya bersihkan lidahnya. Sampai sekarang putih-putih.
Semoga bisa saya terapkan apa yang sudah saya baca.

Mulut bayi, seperti juga anggota tubuhnya yang lain, sebaiknya selalu dibersihkan. Ya, meskipun gigi-geliginya belum tumbuh, rutinitas membersihkan mulut bayi sejak usia dini akan menanamkan kebiasaan bagi bayi untuk rajin membersihkan giginya kelak.

Selain itu, tahukah ayah dan bunda bahwa Anda pun merupakan media yang potensial untuk perpindahan bakteri, entah saat memeluknya, mencium-ciumnya, atau saat bermain dengannya? Karena itu, penting untuk selalu menjaga kebersihan daerah mulut bayi.
Jadi, sebelum menyusui, misalnya, jangan lupa selalu mencuci tangan dan puting payudara. Bersihkan puting dengan kapas yang dibasahi air matang hangat, atau olesi dengan air susu bunda sendiri (ASI mengandung zat-zat anti kuman).

Setelah menyusu. Tujuan utama membersihkan bagian mulut bayi adalah untuk selalu menjaga kebersihan daerah oral. Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan kain yang lembut yang telah dibasahi dengan air matang hangat.

Namun, jika Anda menemukan bercak-bercak putih di mulut bayi setelah bayi minum ASI, padahal Anda sudah rajin membersihkan mulut bayi, Anda tidak perlu khawatir. Sisa-sisa ASI memang bisa menimbulkan bercak-bercak berwarna putih yang biasanya muncul pada bagian mulut, seperti bibir, bagian dalam pipi, langit-langit dan lidah. Tapi bercak-bercak putih sisa ASI itu tidak akan menimbulkan masalah kesehatan pada bayi.

Terkait soal bercak-bercak putih setelah menyusu, bunda perlu waspada jika bercak putih pada mulut bayi tersebut muncul setelah bayi minum susu formula.Sisa-sisa susu formula yang tak dibersihkan berpotensi menyebabkan tumbuhnya sejenis jamur, yaitu, Candida albicans. Susahnya, kalau jamur sampai tumbuh di mulut bayi, tidak bisa hanya dibersihkan dengan kain lembut. Jika dipaksa malah bisa menimbulkan luka. Obatnya hanya satu, yaitu dengan obat anti-jamur yang diteteskan ke mulut bayi.

Jadi, ayo bersihkan mulut bayi setelah bayi selesai menyusu. Kalau mulut bayi senantiasa bersih, bayi akan merasa nyaman, kesehatan mulut bayi terjaga dan tentu bayi merasa lebih segar.

Berikut langkah-langkah membersihkan mulut bayi yang bisa Anda lakukan:

Basahi kain kasa atau waslap dengan air matang hangat, lalu balut pada jari telunjuk Anda. Letakkan bayi di pembaringan agar Anda lebih mudah membersihkan mulutnya. Mulailah membersihkan mulut dari bagian luar, yaitu bibir dan sekitarnya.
Dengan bantuan jari tangan Anda, buka mulut bayi kemudian masukkan jari telunjuk Anda dan gosok perlahan gusi mulai dari bagian belakang atas hingga ke depan atas. Setelah selesai, bersihkan gusi bagian bawah dari belakang terus ke depan.
Jangan lupa bersihkan lidah bayi. Lakukan mulai dari pangkal lidah (ingat, jangan terlalu ke belakang), lalu perlahan-lahan ke bagian depan.

Catatan: Selain kain kasa, untuk membersihkan mulut bayi Anda bisa menggunakan sikat khusus yang bahannya terbuat dari plastik. Cara pemakaiannya dimasukkan ke telunjuk tangan.

Sepuluh wasiat untuk menjadi istri idaman suami

Menjadi wanita shalihah yang juga istri yang shalihah merupakan idaman setiap wanita yang beriman.

Berikut ini sepuluh wasiat untuk wanita, untuk istri, untuk ibu rumah tangga dan ibunya anak-anak yang ingin menjadikan rumahnya sebagai pondok yang tenang dan tempat nan aman yang dipenuhi cinta dan kasih sayang, ketenangan dan kelembutan.

Wahai wanita mukminah!
Sepuluh wasiat ini aku persembahkan untukmu, yang dengannya engkau membuat ridha Tuhanmu, engau dapat membahagiakan suamimu dan engkau dapat menjaga tahtamu.

Wasiat Pertama:: Bertakwa kepada Allah dan menjauhi maksiat
Bila engkau ingin kesengsaraan bersarang di rumahmu dan bertunas, maka bermaksiatlah kepada Allah!!
Sesungguhnya kemaksiatan menghancurkan negeri dan menggoncangkan kerajaan. Maka janganlah engkau goncangkan rumahmu dengan berbuat maksiat kepada Allah dan jangan engkau seperti Fulanah yang telah bermaksiat kepada Allah… Maka ia berkata dengan menyesal penuh tangis setelah dicerai oleh sang suami:

“Ketaatan menyatukan kami dan maksiat menceraikan kami…”

Wahai hamba Allah…
Jagalah Allah, niscaya Dia akan menjagamu dan menjaga untukmu suamimu dan rumahmu. Sesungguhnya ketaatan akan mengumpulkan hati dan mempersatukannya, sedangkan kemaksiatan akan mengoyak hati dan mencerai-beraikan keutuhannya.
Karena itulah, salah seorang wanita shalihah jika mendapatkan sikap keras dan berpaling dari suaminya, ia berkata

“Aku mohon ampun kepada Allah… itu terjadi karena perbuatan tanganku (kesalahanku)…”

Maka hati-hatilah wahai saudariku muslimah dari berbuat maksiat, khususnya:
– Meninggalkan shalat atau mengakhirkannya (tanpa alasan yang haq -abu zuhriy) atau menunaikannya dengan cara yang tidak benar (seperti tidak melaksanakan rukun dan syaratnya, atau melaksanakannya tidak sesuai petunjuk dan tuntunan Råsulullåh shållallåhu ‘alayhi wa sallam -abu zuhriy).
– Duduk di majlis ghibah dan namimah, berbuat riya’ dan sum’ah.
– Menjelekkan dan mengejek orang lain.
Allah berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا يَسْخَرْ قَوْمٌ مِنْ قَوْمٍ عَسَىٰ أَنْ يَكُونُوا خَيْرًا مِنْهُمْ وَلَا نِسَاءٌ مِنْ نِسَاءٍ عَسَىٰ أَنْ يَكُنَّ خَيْرًا مِنْهُنَّ
“Wahai orang-orang yang beriman, janganlah suatu kaum mengolok-olokkan kaum yang lain(karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olokkan) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olokkan) dan janganlah wanita-wanita (mengolok-olokkan) wanita lain (karena) boleh jadi wanita-wanita (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari wanita (yang mengolok-olokkan).”
(Al Hujuraat: 11)

– Keluar menuju pasar tanpa kepentingan yang sangat mendesak dan tanpa didampingi mahram.
Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

أَحَبُّ الْبِلادِ إِلَى اللهِ مَسَاجِدُهُمْ وَأَبْغَضَ الْبِلادِ إِلَى اللهِ أَسْوَاقُهُمْ
“Negeri yang paling dicintai Allah adalah masjid-masjidnya dan negeri yang paling dibenci Allah adalah pasar-pasarnya.”1

– Mendidik anak dengan pendidikan barat atau menyerahkan pendidikan anak kepada para pembantu dan pendidik-pendidik yang kafir.
– Meniru wanita-wanita kafir.
Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ
“Siapa yang menyerupai suatu kaum maka ia termasuk golongan mereka.”2

– Menyaksikan film-film porno dan mendengarkan nyanyian.
– Membaca majalah-majalah lawakan/humor.
– Membiarkan sopir dan pembantu masuk ke dalam rumah tanpa kepentingan mendesak.
– Membiarkan suami dalam kemaksiatannya 3
– Bersahabat dengan wanita-wantia fajir dan fasik.
Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

الْمَرْءُ عَلَى دِيْنِ خَلِيْلِهِ
“Seseorang itu menurut agama temannya.”4

– Tabarruj (pamer kecantikan)

Wasiat kedua: Berupaya mengenal dan memahami suami
Hendaknya seorang istri berupaya memahami suaminya. Ia tahu apa yang disukai suami maka ia berusaha memenuhinya. Dan ia tahu apa yang dibenci suami maka ia berupaya untuk menjauhinya, dengan catatan selama tidak dalam perkara maksiat kepada Allah, karena tidak ada ketaatan kepada makhluk dalam bermaksiat kepada Al Khaliq (Allah Ta`ala). Berikut ini dengarkanlah kisah seorang istri yang bijaksana yang berupaya memahami suaminya.
Berkata sang suami kepada temannya:

“Selama dua puluh tahun hidup bersama belum pernah aku melihat dari istriku perkara yang dapat membuatku marah.”

Maka berkata temannya dengan heran:

“Bagaimana hal itu bisa terjadi?!”

Berkata sang suami:

“Pada malam pertama aku masuk menemui istriku, aku mendekat padanya dan aku hendak menggapainya dengan tanganku, maka ia berkata:

‘Jangan tergesa-gesa wahai Abu Umayyah.’

Lalu ia berkata:

‘Segala puji bagi Allah dan shalawat atas Rasulullah… Aku adalah wanita asing, aku tidak tahu tentang akhlakmu, maka terangkanlah kepadaku apa yang engkau sukai niscaya aku akan melakukannya dan apa yang engkau tidak sukai niscaya aku akan meninggalkannya.’

Kemudian ia berkata:

‘Aku ucapkan perkataaan ini dan aku mohon ampun kepada Allah untuk diriku dan dirimu.’”

Berkata sang suami kepada temannya:

“Demi Allah, ia mengharuskan aku untuk berkhutbah pada kesempatan tersebut.
Maka aku katakan:

‘Segala puji bagi Allah dan aku mengucapkan shalawat dan salam atas Nabi dan keluarganya. Sungguh engkau telah mengucapkan suatu kalimat yang bila engkau tetap berpegang padanya, maka itu adalah kebahagiaan untukmu dan jika engkau tinggalkan (tidak melaksanakannya) jadilah itu sebagai bukti untuk menyalahkanmu.
Aku menyukai ini dan itu, dan aku benci ini dan itu. Apa yang engkau lihat dari kebaikan maka sebarkanlah dan apa yang engkau lihat dari kejelekkan tutupilah.’

Istri(ku) berkata:

‘Apakah engkau suka bila aku mengunjungi keluargaku?’

Aku menjawab:

‘Aku tidak suka kerabat istriku bosan terhadapku’ (yakni si suami tidak menginginkan istrinya sering berkunjung).

Ia berkata lagi:

‘Siapa di antara tetanggamu yang engkau suka untuk masuk ke rumahmu maka aku akan izinkan ia masuk? Dan siapa yang engkau tidak sukai maka akupun tidak menyukainya?’

Aku katakan:

‘Bani Fulan adalah kaum yang shaleh dan Bani Fulan adalah kaum yang jelek.’”

Berkata sang suami kepada temannya:

“Lalu aku melewati malam yang paling indah bersamanya. Dan aku hidup bersamanya selama setahun dalam keadaan tidak pernah aku melihat kecuali apa yang aku sukai. Suatu ketika di permulaan tahun, tatkala aku pulang dari tempat kerjaku, aku dapatkan ibu mertuaku ada di rumahku.

Lalu ibu mertuaku berkata kepadaku:

‘Bagaimana pendapatmu tentang istrimu?’”

Aku jawab:

“Ia sebaik-baik istri.”

Ibu mertuaku berkata:

“Wahai Abu Umayyah.. Demi Allah, tidak ada yang dimiliki para suami di rumah-rumah mereka yang lebih jelek daripada istri penentang (lancang). Maka didiklah dan perbaikilah akhlaknya sesuai dengan kehendakmu.”

Berkata sang suami:

“Maka ia tinggal bersamaku selama dua puluh tahun, belum pernah aku mengingkari perbuatannya sedikitpun kecuali sekali, itupun karena aku berbuat dhalim padanya.”5

Alangkah bahagia kehidupannya…!
Demi Allah, aku tidak tahu apakah kekagumanku tertuju pada istri tersebut dan kecerdasan yang dimilikinya?
Ataukah tertuju pada sang ibu dan pendidikan yang diberikan untuk putrinya?
Ataukah terhadap sang suami dan hikmah yang dimilikinya?
Itu adalah keutamaan Allah yang diberikannya kepada siapa yang Dia kehendaki.
Wasiat ketiga: Ketaatan yang nyata kepada suami dan bergaul dengan baik
Sesungguhnya hak suami atas istrinya itu besar. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

لَوْ كُنْتُ آمِرَا أَحَدًا أَنْ يَسْجُدَ لأَحَدٍ لأَمَرْتُ الْمَرْأَةَ أَنْ تَسْجُدَ لِزَوْجِهَا
“Seandainya aku boleh memerintahkan seseorang untuk sujud kepada orang lain niscaya aku perintahkan istri untuk sujud kepada suaminya.” 6

Hak suami yang pertama adalah ditaati dalam perkara yang bukan maksiat kepada Allah dan baik dalam bergaul dengannya serta tidak mendurhakainya.
Bersabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam:

“Dua golongan yang shalatnya tidak akan melewati kepalanya, yaitu budak yang lari dari tuannya hingga ia kembali dan istri yang durhaka kepada suaminya hingga ia kembali.”7

Karena itulah Aisyah Ummul Mukminin berkata dalam memberi nasehat kepada para wanita:

“Wahai sekalian wanita, seandainya kalian mengetahui hak suami-suami kalian atas diri kalian niscaya akan ada seorang wanita di antara kalian yang mengusap debu dari kedua kaki suaminya dengan pipinya.”8

Engkau termasuk sebaik-baik wanita!!
Dengan ketaatanmu kepada suamimu dan baiknya pergaulanmu terhadapnya, engkau akan menjadi sebaik-baik wanita, dengan izin Allah. Pernah ada yang bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam:

“Wanita bagaimanakah yang terbaik?”

Beliau menjawab:

اَلَّتِى تَسِرُّهُ إِذَا نَظَرَ، وَتُطِيْعُهُ إِذَا أَمَرَ، وَلا تُخَالِفُهُ فِيْ نَفْسِهَا وَلا مَالِهَا بِمَا يَكْرَهُ
“Yang menyenangkan suami ketika dipandang, taat kepada suami jika diperintah dan ia tidak menyalahi pada dirinya dan hartanya dengan yang tidak disukai suaminya.” (Isnadnya hasan)

Ketahuilah, engkau termasuk penduduk surga dengan izin Allah, jika engkau bertakwa kepada Allah dan taat kepada suamimu, berdasarkan sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam:

“Bila seorang wanita shalat lima waktu, puasa pada bulan Ramadhan, menjaga kemaluannya dan taat kepada suaminya, ia akan masuk surga dari pintu mana saja yang ia inginkan.” 9

Wasiat keempat: Bersikap qana’ah (merasa cukup)
Kami menginginkan wanita muslimah ridha dengan apa yang diberikan (suami) untuknya baik itu sedikit ataupun banyak. Maka janganlah ia menuntut di luar kesanggupan suaminya atau meminta sesuatu yang tidak perlu.
Dalam riwayat disebutkan

“Wanita yang paling besar barakahnya.”

Wahai siapa gerangan wanita itu?!
Apakah dia yang menghambur-hamburkan harta menuruti selera syahwatnya dan mengenyangkan keinginannya?
Ataukah dia yang biasa mengenakan pakaian termahal walau suaminya harus berhutang kepada teman-temannya untuk membayar harganya?!
Sekali-kali tidak… demi Allah, namun (mereka adalah):

أَعْظَمُ النِّسَاءِ بَرَكَةٌ، أَيْسَرُّهُنَّ مُؤْنَةً
“Wanita yang paling besar barakahnya adalah yang paling ringan maharnya.” (Hadits Dhåif Riwayat Hakim)10

Renungkanlah wahai suadariku muslimah adabnya wanita salaf radliallahu ‘anhunna… Salah seorang dari mereka bila suaminya hendak keluar rumah ia mewasiatkan satu wasiat padanya. Apa wasiatnya? Ia berkata kepada sang suami:

“Hati-hatilah engkau wahai suamiku dari penghasilan yang haram, karena kami bisa bersabar dari rasa lapar namun kami tidak bisa sabar dari api neraka…”

Adapun sebagian wanita kita pada hari ini apa yang mereka wasiatkan kepada suaminya jika hendak keluar rumah?! Tak perlu pertanyaan ini dijawab karena aku yakin engkau lebih tahu jawabannya dari pada diriku.

Wasiat kelima: Baik dalam mengatur urusan rumah
Seperti mendidik anak-anak dan tidak menyerahkannya pada pembantu, menjaga kebersihan rumah dan menatanya dengan baik dan menyiapkan makan pada waktunya. Termasuk pengaturan yang baik adalah istri membelanjakan harta suaminya pada tempatnya (dengan baik), maka ia tidak berlebih-lebihan dalam perhiasan dan alat-alat kecantikan.
Renungkanlah semoga Allah menjagamu, kisah seorang wanita, istri seorang tukang kayu… Ia bercerita:

“Jika suamiku keluar mencari kayu (mengumpulkan kayu dari gunung) aku ikut merasakan kesulitan yang ia temui dalam mencari rezki, dan aku turut merasakan hausnya yang sangat di gunung hingga hampir-hampir tenggorokanku terbakar.
Maka aku persiapkan untuknya air yang dingin hingga ia dapat meminumnya jika ia datang. Aku menata dan merapikan barang-barangku (perabot rumah tangga) dan aku persiapkan hidangan makan untuknya. Kemudian aku berdiri menantinya dengan mengenakan pakaianku yang paling bagus.
Ketika ia masuk ke dalam rumah, aku menyambutnya sebagaimana pengantin menyambut kekasihnya yang dicintai, dalam keadaan aku pasrahkan diriku padanya… Jika ia ingin beristirahat maka aku membantunya dan jika ia menginginkan diriku aku pun berada di antara kedua tangannya seperti anak perempuan kecil yang dimainkan oleh ayahnya.” Lanjutkan membaca

Memikirkan sesuatu yang sebenarnya sulit untuk di ubah

Bagaimana ya??? dari sisi aku sendiri, sepertinya aku dah berusaha memahami, tapi dari sisi sebaliknya seolah tidak mau tau apa yang aku pikirkan aku rasakan dan aku inginkan. Memaksakan kehendak tidak akan menyelesaikan masalah, tapi menuruti semua yang tidak bisa aku terima juga rasanya menyakitkan. Solusi yang palling baik mungkin adalah pemahaman agama dan pengetahuan yang baik dan melihat bahwa sekarang bukan zamannya seperti zaman dulu. Bagaimana aku bisa hidup pada situasi dan kondisi yang diatur seperti zaman dulu? Padahal pekerjaaanku saja menuntut aku untuk selalu berkembang menyesuaikan perkembangan zaman. Sungguh terasa berat hidup bersama mereka. Dan kedekatan itu sungguh sulit aku raih. Bukan aku sombong tapi bagaimana aku bisa berdampingan, berdiskusi dengan orang-orang yang tidak mau berkembang. Nasehat dokter saja di langgar, dianggap tidak sesuai dengan zaman dulu. Lah yang di anut sekarang ato zaman dulu? Kembali aja ke zaman dulu, tidak usah hidup di zaman sekarang, kalau memang rasanya menyusahkan.